Domain .com yang Dinantikan

Akhirnya, pertanggal 13 Juni, blog ini beralih menggunakan domain .com untuk alamat situsnya.

Awalnya sempat ragu, sih, karena keluar uang hampir 200K hanya untuk alamat situs yang tak menghasil apa-apa, tapi pada akhirnya tetap kubeli karena domain .com ini menggunakan namaku sendiri tanpa embel-embel apa pun. Mungkin beda cerita kalau sudah ada yang punya alamat ini kali, ya? Seperti merasa “ywdh, sih”, tapi karena situasinya belum ada yang klaim, jadinya langsung kubeli saja.

Untuk sekarang, sih, rasanya seperti gak ada bedanya waktu pakai domain .web.id, tapi mungkin efeknya baru berasa beberapa tahun ke depan, seperti untuk personal branding misalnya.

Yang mungkin menarik, pembelian domain ini bagiku cukup berliku sekaligus merupakan pengalaman baru yang menyenangkan.


Aku memulainya dengan membandingkan semua harga provider lokal, mereka semua memberikan tawaran yang menggiurkan untuk tahun pertama. Namun, harga domain sesungguhnya baru muncul di tahun kedua, sudah begitu harga tersebut masih belum termasuk PPN, proteksi WHOIS, SSL, dan fitur-fitur domain yang seharusnya sudah bawaan(?).

Pada akhirnya harga domain di provider lokal kurang lebih sama semua, tidak ada yang lebih murah, malahan aku menemui satu provider yang harganya lebih mahal daripada yang lain wkwkkw.

Setelah mendiskusikannya dengan AI, ujung-ujungnya malah direkomendasikan untuk menggunakan Cloudflare Registrar saja, karena konon mereka menjual domain tanpa mengambil keuntungan sepeser pun dan harganya flat dari awal hingga perpanjangan, jadi tak ada biaya tambahan dadakan.

Halaman utama Cloudflare Registrar

Namun, ada kendala saat mau membeli domain di Cloudflare Registrar, yaitu metode pembayarannya. Mereka hanya menerima pembayaran melalui kartu dan PayPal, yang mana aku tak punya keduanya saat itu.

Mau daftar PayPal juga cukup ribet, katanya verifikasinya perlu pakai kartu dari VISA/Mastercard atau apalah gitu. Dari sini, aku mulai mundur untuk beli domain dari Cloudflare, tapi katanya Bank Jago bisa bikinin kartu debit yang bisa buat pembayaran internasional seperti Cloudflare Registrar ini, jadi aku tergerak untuk daftar Bank Jago.

Pengalaman pertama daftar di Bank Jago cukup buruk, mungkin karena faktor koneksiku juga, jadi aplikasinya timeout saat menampilkan semacam embedded dokumen, foto KTP gak diterima-terima, dan aplikasi yang menyatakan sesi berakhir padahal baru proses daftar. Namun, setelah kesulitan itu, aku berhasil mendaftar ke Bank Jago.

Langsung aku proses membuat kartu debit digital, dan di malam itu juga kartunya sudah siap untuk digunakan. Setelahnya tak ada kendala apa pun, di Cloudflare Registrar cuma disuruh mengisi informasi pribadi dan metode pembayaran, dan domain ini akhirnya berhasil kumiliki.

SSL serta proteksi WHOIS sudah termasuk di sana, meski katanya jenis SSL yang digunakan berbeda dengan SSL yang berbayar. Yah, tidak apa-apa, sih, itu lebih baik daripada tidak ada SSL-nya sama sekali.

Cuma yang sedikit mengganjal adalah uang yang kukeluarkan gak sesuai dengan kurs Rupiah. Harga domain .com adalah $10,46 di Cloudflare Registrar atau setara dengan 185k-an dengan kurs malam itu, tapi saat kubeli, uang yang kukeluarkan sekitar 198k-an, kok ada tambahannya? Katanya harganya flat?

Nah, aku gak tahu biaya tambahan itu dari mana, tapi kalau dari Cloudflare ada invoice-nya, dan tertulis jelas biaya domain hanya $10,46, jadi biaya tambahan itu jelas bukan dari Cloudflare. Ada beberapa faktor sebenarnya, mulai dari kurs yang tampil di Google dengan yang ada di Bank itu berbeda dan kemungkinan ada biaya adminnya.

Tapi kalau dicek dari situsnya Bank Jago pertanggal hari ini, 14 Juni 2026, transaksi debit di e-commerce tidak dikenakan biaya ….

Halaman Biaya & Limit Bank Jago yang menyatakan gratis pada transaksi debit di e-commerce1

Jadi entah kenapa selisihnya bisa sampai 10k lebih, tapi mau apa pun itu, domain .com di bawah 200k masih worth-it, lah.


Yah, seperti itulah pengalamanku membeli domain ini, meski situs dan domain ini tak menghasilkan apa-apa, setidaknya aku tenang bisa memiliki domain .com dengan namaku sendiri.


Referensi:

Rokhiq · · Bacotan dan Teknologi
This work is licensed under CC BY-NC-SA 4.0