Kenapa Lagu Pembuka dan Penutup pada Anime Jarang Diterjemahkan?
Aku selalu penasaran saat menonton anime, kenapa lagu pembuka dan penutupnya tidak diterjemahkan sekalian, ya? Dan anehnya lagu tambahan seperti lagu sisipan yang berada di tengah anime malah diterjemahkan, kan kocak juga bisa gak konsisten begitu. Perlu diingat, alasan-alasan yang disebutkan di sini bukan alasan yang sebenarnya, melainkan hanya sebatas spekulasi dan pendapat pribadi.
1. Butuh Lisensi Terpisah yang Membuat Penerjemah Tidak Bisa Langsung Menerjemahkannya.
Alasan yang masuk akal dan tidak masuk akal secara bersamaan. Masuk akal karena biasanya lagu pembuka-penutup dibawakan oleh penyanyi atau band dari luar komite anime tersebut, dan yang tidak masuk akal kenapa lisensinya tidak termasuk lagu tersebut saat diputar pada animenya?
Aku baca komentar Reddit yang mengatakan kalau memang lisensi lagu itu terpisah dan intinya cukup ribet untuk diurus. Makanya simulcast lebih memilih untuk tidak menerjemahkan lagunya sekalian.
Jadi, berterima kasihlah pada simulcast yang tetap menerjemahkan lagu pembuka dan penutup, karena mereka rela membayar lebih untuk bisa menampilkan terjemahan di pembuka dan penutup anime.
2. Kurang Bermanfaat.
Kalau aku sendiri, sih, tipe penonton yang menonton satu episode penuh tanpa melewati pembuka dan penutupnya. Namun berbeda dengan penonton maraton atau yang memang buru-buru, pasti mereka akan melewatkan bagian pembuka dan penutup itu.
Simulcast sadar akan hal itu, makanya mereka menyediakan fitur lewati bagian pembuka dan penutup.
Karenanya, membeli lisensi lagi yang terpisah untuk bisa menerjemahkan lagu pembuka dan penutup jadi kurang worth it karena sadar pada akhirnya bagian itu pada akhirnya akan dilewati.
3. Menutupi Kredit Staf.
Biasanya, di bagian pembuka dan penutup anime pasti akan muncul nama-nama kredit dari tim atau perorangan yang terlibat pada pengerjaan anime itu.
Terkadang dengan menambahkan lirik, kredit-kredit itu terhalangi oleh takarirnya yang mungkin dianggap kurang etis. Maka dari itu, bagian pembuka dan penutup dianggap “area suci” yang tak boleh disentuh atau dinodai, termasuk lirik terjemahan.
Mungkin itu yang menurutku alasan paling memungkinkan, jadi intinya hanya berkutat pada biaya dan kepedulian seseorang. Kalau biaya murah, mudah diurus, dan banyak orang yang peduli pada bagian pembuka dan penutup, mungkin semua platform akan menyediakannya. Namun, untuk sekarang hanya platform/simulcast tertentu yang melakukannya.