Bertemu Orang Kalahan
Apakah kau pernah bertemu orang kalahan? Orang yang merasa kalah akan keadaan, realita, serta kehendaknya sendiri.
Menurutku orang itu adalah orang yang mudah sekali dimanfaatkan, diinjak-injak orang lain, tak enakan, sungkan, dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain daripada dirinya sendiri. Namun, kenapa bisa begitu?
Sepertinya ini memang sifatnya, dari dia kecil sampai besar, di mana pun tempatnya, siapa pun yang ia temui, rasanya orang ini selalu mendahulukan orang lain. Bukan begitu, memang kita wajib bersopan santun pada orang lain, tapi ini kasusnya lebih ekstrem hingga orang lain itu menyadari bahwa orang ini bisa dibilang gampangan. Bagi orang lain yang menyadari, dia mungkin merasa menemukan “pembantu setia” untuknya.
Entah apa yang membuatnya menjadi seperti itu, sepertinya karena ia mudah terpapar sesuatu yang tak sewajarnya diikuti, seperti mengemis kemurahan hati orang lain dengan menangis, atau memaksakan menjadi pendiam, penyendiri, dan tak mudah didekati agar tampak keren, padahal dunia tak berjalan seperti itu. Namun, sebelum ia menyadarinya, kebiasaan itu sudah melekat padanya dan tak bisa kembali menjadi dirinya sendiri, karena itulah dirinya sendiri yang baru meski dirinya yang lama masih tersisa yang membuatnya serba salah karena seolah punya dua kepribadian yang saling kontradiktif.
Akankah orang ini akan seperti itu terus, ya? Sejujurnya kondisinya cukup mengkhawatirkan, aku bahkan tak mampu membayangkan bagaimana ia menjalani hidupnya kelak. Mungkinkah ia sanggup berubah menjadi dirinya sediakala?